KNPI Sinergiskan Program Pengentasan Pengangguran

0
579

TANGERANG—Untuk kesekian kalinya DPD KNPI Kota Tangerang menggelar audiensi atau diskusi terkait isus strategis daerah. Kali ini KNPI beraudiensi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Senin (14/3/2016).
Kedatangan para pemuda Kota Tangerang ini disambut baik oleh Kepala Disnaker Abduh Surahman bersama sekretaris, Jamal dan para jajaran Kepala Bidang. Dalam kesempatan itu, KNPI siap mensinergiskan program dengan Disnaker terkait pengentasan pengangguran yang ada di Kota Tangerang.
Ketua KNPI Kota Tangerang, Rusdi mengatakan, saat ini ada dua hal yang tidak bisa dihindari yaitu era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan bonus demografi. Persoalannya adalah, apakah kita melihat kedua hal tersebut sebagai peluang atau menjadi ancaman.
“Kehadiran kami para pemuda datang ke Disnaker selain silaturahmi dan perkenalan pengurus baru, juga berdiskusi mengenai program apa yang bisa disinergikan untuk mengurangi angka pengangguran,” kata Rusdi.
Rusdi mengungkapkan, Kota Tangerang memang dikenal sebagai kota industri. Tetapi belakangan ini Kota Tangerang perlahan bergeser sebagai Kota jasa dan perdagangan. Maka sangat diperlukan juga untuk mencari lahan baru penempatan kerja bagi lulusan-lulusan SMA/K ataupun yang lulus kuliah.
“Serapan tenaga kerja juga patut kita dorong agar mengutaman masyarakat setempat dengan posisi yang juga strategis. Bukan sekadar diterima tapo posisinya satpam atau officeboy lagi,” terangnya.
Smentara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pemkot Tangerang, Abduh Surahman mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Disnaker untuk mengurangi jumlah pengangguran di Kota Tangerang. Mulai dari memberikan pendidikan di Balai Latihan Kerja (BLK), Jobfair, menjalin kerjasama dengan berbagai macam perusahaan dan menggelar penyuluhan informasi pasar kerja di SMK.
“Saat ini kita sedang merumuskan kerjasama dengan perusahaan tekstil di Kota Tangerang untuk melatih 300 orang. Sekarang masih disusun Mou-nya dan segera di finaliasi. Jadi alumninya langsung kerja di perusahaan,” kata Abduh saat audiensi bersama KNPI, Senin (14/3).
Abduh menuturkan, saat ini memang Kota Tangerang baru memiliki satu BLK. Tetapi di tahun 2016, Pemkot Tangerang akan membangun tiga BLK di kecamatan, yaitu Larangan, Cibodas dan Benda. Progresnya sudah ada kemajuan dan dalam tahap pembangunan.
“Kegiatan pelatihan juga terus diperbanyak. Kemudian jobfair yang ada setelah dievaluasi akan dimaksimalkan agar sasarannya juga tepat,” ungkap Abduh.
Ditambahkan Abduh, Pemkot juga telah memiliki aplikasi pencarian kerja. Dengan begitu, diharapkan masayarakat yang belum bekerja mendapat informasi langsung terhadap jumlah dan posisi lowongan kerja di Kota Tangerang.
“Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan semoga ini dapat menekan tingginya angka pengangguran di Kota Tangerang,” jelas Abduh.
Diketahui, berdasarkan website resmi Dinas Ketenagakerjaan Pemmerintah Kota Tangerang jumlah pencari kerja di Kota bermoto Aklakul Karimah itu mencapai 31.150 orang. Diantaranya terdiri dari laki-laki sebanyak 16.634 orang dan perempuan sebanyak 14.516 orang. (laras)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY