KNPI Prihatin Tawuran Pelajar di Kota Tangerang

0
621

TANGERANG — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang menyatakan prihatin atas insiden tawuran antar pelajar yang menyebabkan meninggalnya Fajri Ramadan (16), siswa kelas X SMK Negeri 4 Tangerang, Sabtu (20/8/2016). Wadah organisasi pemuda itu juga mendorong pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut dan mengantisipasi adanya aksi balas dendam.

“Aksi tawuran pelajar yang terjadi sudah jauh dari nilai-nilai akhlakul karimah. Saya rasa perlu ada pembinaan agar para pelajar kembali kepada hakikatnya yaitu mencari ilmu, bukan saling berkelahi atau tawuran,” kata Sekretaris DPD KNPI Kota Tangerang, Faridal Arkam, Senin (22/8).

Selain itu, kata Faridal lagi, pihak sekolah harus melakukan pengawasan terhadap anak didiknya. Menurutnya, sekolah jangan sampai lepas tanggung jawab atas insiden ini. Begitupun pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk selalu menekankan kepala sekolah untuk selalu mengawasi kegiatan siswanya.
“Peran orangtua pun sangat penting untuk mengingatkan anak-anaknya agar tidak ikut-ikutan tawuran. Selepas pulang sekolah sebaiknya pulang kerumah dan tidak nongkrong-nongkrong,” ujarnya.

Mantan Ketua HMI Tangerang Raya ini mengungkapkan, biasanya aksi tawuran pelajar ini timbul dari adanya saling ejek. Kemudian aksi tawuran juga bisa jadi karena pengaruh senior-seniornya yang memang memberikan dampak negatif terhadap siswa yang masih aktif.

“Insiden tawuran ini harus diputus dari mata rantainya. Jangan sampai ini terjadi berkepanjangan,” tegasnya.

Ditambahkan Faridal, DPD KNPI mempunyai program ‘KNPI Go To School’ yang akan dilaksanakan di beberapa sekolah. Melalui program ini pihaknya akan mengajak seluruh siswa-siswi di Kota Tangerang untuk menjadi pelajar yang berprestasi.

“Kami mengajak siswa untuk menjauhkan tawuran dan narkoba karena hal itu hanya merugikan diri sendiri dan orang lain. Pemuda dan pelajar adalah tumpuan ibu pertiwi serta harapan bangsa indonesia, jadi harus bisa memberikan yang terbaik,” tukasnya.

Sebelumnya, aksi tawuran pelajar kembali terjadi di Taman Potret jalan jendral sudirman Kota Tangerang. Tawuran tersebut melibatkan kelompok pelajata aSMKN 4 Tangerang dengan PGRI 2 Tangerang yang mengakibatkan korban Fajri Ramadan meninggal dunia setelah mengalami luka robek pada leher sebelah kiri yang diduga akibat senjata tajam.

SHARE
Previous articleArti Lambang KNPI
Next articleKEGIATAN

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY