KNPI Minta Semua Pihak Jaga Kondusifitas Kota Tangerang

0
275
Pengurus DPD KNPI Kota Tangerang saat beraudiensi dengan Kasat Intelkam Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (9/3/2017).
Pengurus DPD KNPI Kota Tangerang saat beraudiensi dengan Kasat Intelkam Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (9/3/2017).

TANGERANG – Adanya kesalahapahaman antara sopir angkot dengan angkutan online berujung pada bentrokan. Hal ini membuat keprihatinan dimana kedua kubu saling serang hingga menimbulkan korban luka-luka dan melakukan pengerusakan.

Kondisi ini lantas menggerakan hati para pengurus DPD KNPI Kota Tangerang untuk sama-sama mencari solusi agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan. Organisasi yang menaungi pemuda ini mendatangi Polres Metro Tangerang Kota untuk membangun sinergitas.

Unsur pemuda ini diterima oleh Kapolres Metro Tangerang Kota yang diwakili oleh Kasat Intelkam AKBP Danu. Pertemuan pun dilanjutkan dengan diskusi santai.

“Yang pertama, maksud dan tujuan kami ingin membangun sinergitas diantara unsur pemuda dengan kepolisian sehingga terjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik,” kata Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Rusdi, Kamis (9/3/2017).

Lanjut Rusdi, yang kedua pihaknya ingin menyampaikan beberapa hal terkait kondisi Kota Tangerang pasca terjadinya bentrokan antara sopir angkot dengan ojek online. Menurutnya, perlu ada solusi yang kongkrit agar tidak ada bentrokan susulan.

“Kita tahu kemarin terjadi kesalahpahaman antara angkot dengan angkutan online. Meski sudah ada kesepakatan berdamai, tapi kita lihat di lapangan masih terjadi gesekan diantara dua kubu tersebut,” ungkapnya.

Maka itu, kata Rusdi, seluruh pihak harus bersama-sama menyatukan persepsi menjaga persatuan dan kesatuan demi kondusifitas Kota Tangerang. Ia juga menghimbau agar kedua belah pihak yang berselih menahan diri anggotanya masing-masing.

“Insyaallah dalam dekat ini kita akan menggagas sebuah diskusi terkait persoalan ini. Hal ini bukan menjadi tugas kepolisian atau pemerintah saja, tapi kita semua seluruh elemen masyarakat termasuk KNPI,” tuturnya.

Ditambahkan Rusdi, kesalahpahaman ini juga membuat masyarakat terkena imbas karena terlantar ketika ingin bepergian. Tentu hal ini harus diselesaikan dengan kepala dingin sehingga dan diharapkan insiden seperti ini tidak kembali terulang.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY